فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat dari Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Ok lau anda perasan kan ayat niw banyak kali diulang dalam surah ar rahman nie. Maksudnya dah saya letak diatas. Bila difikir apakah signifikan ayat ini diulang. Yer, Allah swt lebih mengetahui tapi manusia patut mengkaji untuk lebih memahami.
Manusia, atau dalam bahasa arab an-naas kan? Lau xsilap saya la, Membawa erti mudah lupa. Sebab itu Allah mengingatkan berulang kali dalam surah ar rahman nie. Betul x? Manusia ramai yang xbersyukur dengan rezeki yang diberi. Apa, xbetul? Tengoklah sendiri dalam budaya melayu kan ada pepatah yang menyebut, diberi betis hendak peha. Kan? Maknanya, manusia memenag xkan puas dengan rezeki yang diberi dan akan nak lagi, nak lagi dan nak lagi. Lau diberi emas satu gunug pun belum tentu cukup kan?
Ya Allah, semoga saya dan sahabat-sahabat semua tidak termasuk dalam golongan ini. Semoga kita sentiasa qanaah dalam kehidupan seharian. Apa itu qanaah? Yer, bersederhana... InsyaAllah kita akan merasa cukup dengan rezeki daan nikmat yang diberi Allah swt. Aamiin.... =)
Sumber dari wiki...
Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban adalah ayat dalam Surah Ar-Rahman yang ditulis berulang-ulang sebanyak 31 kali. Ayat ini diletakkan di setiap akhir ayat dalam surah Ar-Rahman yang menjelaskan nikmat yang diberikan Allah kepada manusia. MenurutImam Ja'far ash-Shadiq, “Barangsiapa yang membaca surah Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâ'i Rabbikumâ tukadzdzi bâ’, kemudian ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia meninggal, maka matinya seperti matinya orang yangsyahid; jika membacanya di siang hari kemudian meninggal, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.”
Ok, ini penjelasan dari Ustaz Ahar Idrus..
Semoga bermanfaat... =)
Ma'assalamah...
Wa ilal liqa'...
No comments:
Post a Comment